
CIAMIS, RubrikJabar.com – Sebanyak 200 kepala keluarga di Dusun Pasirpeuteuy, Desa Sidamulya, Kabupaten Ciamis, akhirnya bisa bernapas lega setelah pasokan bantuan air bersih BPBD Ciamis tiba di lokasi pada Kamis pagi, 27 Agustus 2026.
Teriknya musim kemarau yang panjang membuat cadangan air harian warga menipis drastis. Namun, kedatangan armada tangki berkapasitas 5.000 liter langsung mencairkan kecemasan masyarakat yang sejak pagi membawa wadah penampung.
Kehadiran logistik air ini bukan sekadar solusi darurat menghadapi kekeringan. Melalui program bantuan air bersih BPBD Ciamis, pemerintah daerah berupaya memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah cuaca ekstrem.
Sinergi Aparat dan Pemerintah Desa
Proses penyaluran bantuan berlangsung tertib berkat kesigapan berbagai unsur pengamanan. Jajaran Polsek Cisaga bersama unsur TNI, pemerintah desa, dan relawan mengatur antrean warga di titik pembagian.
Aksi sosial ini memperkuat kedekatan antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Selain itu, para petugas mengamankan seluruh rangkaian acara agar pembagian berlangsung lancar tanpa kericuhan.
Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal menegaskan bahwa Polri selalu hadir di tengah kesulitan warga. Pihaknya mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan bijak dalam mengelola pasokan air yang mereka terima.
Kehadiran unsur Bhayangkari, seperti Ketua Bhayangkari Ranting Cisaga Ny. Citra Misman, memberikan dukungan moral bagi warga. Oleh karena itu, suasana di lokasi pemukiman tampak penuh kehangatan meski situasi kemarau sedang menguji ketahanan warga.
Apresiasi Warga dan Imbauan Bijak Air
Ungkapan rasa syukur meluncur langsung dari para penerima manfaat di lokasi. Warga menilai bahwa bantuan air bersih BPBD Ciamis sangat berarti untuk kelangsungan hidup mereka dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, pihak berwenang memantau wilayah-wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis serupa. Warga saling merangkul dan membantu tetangga yang mengalami kesulitan air.
Pada akhirnya, penyaluran bantuan air bersih BPBD Ciamis membuktikan bahwa gotong royong menjadi kunci utama menghadapi bencana kekeringan. Kolaborasi lintas sektor ini meringankan beban warga hingga musim hujan kembali tiba.





